DKI Jakarta Meningkatkan Fasilitas Jalur Sepeda Setelah Insiden Fatal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menyatakan komitmennya untuk menata ulang jalur sepeda setelah insiden tragis yang menyebabkan hilangnya nyawa akibat kendaraan yang berhenti di jalur sepeda. Pemerintah juga berencana untuk memperpanjang jalur sepeda dengan tambahan 3,8 kilometer.
Seorang pengendara motor terlihat melintas di jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada Selasa, 29 April 2025. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana untuk menertibkan jalur sepeda mengingat adanya kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa akibat kendaraan yang berhenti di jalur tersebut. Rencana ini mencakup pembangunan jalur sepeda tambahan sepanjang 3,8 kilometer. (PANGKEP NEWS/Muhammad Sabki)
Sebagai ilustrasi, total panjang jalur sepeda di Jakarta mencapai 313,607 kilometer yang tersebar di berbagai lokasi. Jalur khusus ini telah dibangun sejak 2012 hingga 2023. (PANGKEP NEWS/Muhammad Sabki)
Pembangunan ini termasuk dalam program quick wins 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno. Syafrin menjelaskan bahwa konsep ‘complete street’ bertujuan untuk menciptakan ruang jalan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan, termasuk pejalan kaki dan pesepeda. (PANGKEP NEWS/Muhammad Sabki)
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa hingga akhir 2024, Dishub Jakarta telah membangun jalur sepeda sepanjang 314,196 kilometer di seluruh Jakarta. Jalur ini dibangun berdasarkan tipologi jalan, volume kendaraan, dan kebutuhan ruang perkotaan. (PANGKEP NEWS/Muhammad Sabki)
Pemerintah Provinsi bersama Kepolisian terus melakukan pengawasan dan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas di jalur sepeda. (PANGKEP NEWS/Muhammad Sabki)
Hal ini dilakukan agar jalur sepeda tidak berubah fungsi menjadi lahan parkir ojek online atau tempat berhenti angkutan taksi. (PANGKEP NEWS/Muhammad Sabki)