Dokter Priguna Gunakan Obat Bius Sendiri untuk Menipu Korban
PANGKEP NEWS, BANDUNG – Dirreskrimum Polda Jawa Barat Kombes Surawan menyatakan bahwa pelaku kasus pemerkosaan, dokter Priguna Anugerah Pratama, diketahui membawa obat bius sendiri untuk memanipulasi korbannya.
Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan penyidik dalam upaya mengungkap kasus pemerkosaan yang menghebohkan tersebut.
“Kami masih menyelidiki lebih dalam bersama rumah sakit terkait penggunaan obat-obatan ini. Sementara, informasi yang kami terima adalah bahwa pelaku membawa sendiri obat tersebut,” ujar Surawan saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis.
Selain menelusuri asal-usul obat-obatan tersebut, penyidik juga melakukan pemeriksaan psikologi dan tes toksikologi terhadap pelaku.
Pemeriksaan psikologi dilakukan untuk memperkuat temuan alat bukti serta mengidentifikasi kecenderungan seksual atau fetish yang mungkin dialami oleh Priguna.
“Kemarin, kami telah melakukan tes psikologi terhadap dokter Priguna, melibatkan psikologi forensik dari UPTD dan psikologi kepolisian Polri,” jelasnya.
Surawan menambahkan bahwa hasil tes psikologi masih dalam tahap analisis oleh petugas, begitu juga dengan uji toksikologi dan DNA.
“Kami masih menunggu hasil tes DNA, sampai saat ini belum kami terima. Uji toksikologi juga sedang dalam proses, semua sedang diuji di laboratorium, termasuk hasil swab dan uji DNA,” jelasnya.