Harita Nickel (NCKL) Distribusikan Dividen Rp 1,91 Triliun
Jakarta – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), yang juga dikenal sebagai Harita Nickel, berencana menyalurkan dividen tunai kepada pemegang sahamnya dengan total Rp1.913.906.735.200 atau Rp30,332 per saham.
Berdasarkan informasi dari perseroan, dividen ini mewakili 30% dari laba bersih yang diraih selama tahun 2024, yang mencapai Rp 6,38 triliun.
Dari laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2024, Harita Nickel mencatat pendapatan sebesar Rp 26,97 triliun dan laba kotor sebesar Rp 8,45 triliun.
Pada sektor pertambangan, Harita Nickel melaporkan penjualan 23,75 juta wmt (wet metric ton) bijih nikel kepada perusahaan afiliasi yang bergerak di bidang pengolahan dan pemurnian nikel selama tahun 2024.
Di lini bisnis pengolahan dan pemurnian nikel, mereka menjual feronikel (FeNi) sebanyak 126.344 ton, MHP sebanyak 63.431 ton, serta produk turunan MHP berupa nikel sulfat (NiSo4) sejumlah 38.622 ton sepanjang tahun 2024.
Menanggapi tantangan industri yang ada, Harita Nickel berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi, menyelesaikan proyek yang sedang dikerjakan, dan meningkatkan standar operasional internasional.
Direktur Keuangan Harita Nickel, Suparsin D. Liwan, menyatakan bahwa perusahaan akan terus berupaya menjaga kesehatan keuangan.
“Kami akan terus fokus menjalankan operasi dengan efisien, menyelesaikan proyek konstruksi dan meningkatkan standar operasional agar kondisi keuangan tetap terjaga,” ujar Suparsin dalam keterangannya.
Salah satu langkah untuk meningkatkan standar operasi internasional adalah dengan menyelesaikan audit atau penilaian terhadap standar pertambangan internasional, Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan oleh perusahaan.