Proyek Inalum Terbaru Dorong Indonesia Menuju Swasembada Aluminium
Jakarta – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menargetkan lonjakan kapasitas produksi aluminium secara signifikan, dari 275 ribu ton menjadi 900 ribu ton per tahun pada tahun 2028. Upaya ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan aluminium di dalam negeri yang saat ini mencapai sekitar 1,1 juta ton per tahun.
Menurut Direktur Utama PT Inalum, Melati Sarnita, peningkatan kapasitas ini adalah bagian dari strategi nasional untuk mencapai kemandirian aluminium. Selain itu, Inalum juga sedang mempersiapkan pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 di Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini merupakan kelanjutan dari SGAR Fase 1 yang saat ini masih dalam proses penyelesaian. Kedua fase tersebut masing-masing akan memiliki kapasitas produksi alumina sebesar 1 juta ton per tahun, sehingga total produksi alumina dalam negeri bisa mencapai 2 juta ton per tahun. Dengan memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, Inalum berharap Indonesia dapat menjadi pemain utama di industri aluminium global, serta memperkuat ketahanan industri logam nasional.
Saksikan dialog Shafinaz Nachiar bersama Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita di Program Economic Update 2025 PANGKEP NEWS, Rabu (18/06/2025).