Jakarta, PANGKEP NEWS
Nikel adalah penopang utama kehidupan modern, menjadi dasar dari teknologi dan berbagai penemuan baru. Manusia dikelilingi oleh nikel, dari rumah hingga ruang angkasa, dari dapur sampai arena perang.
Apa Itu Nikel?
Nikel merupakan unsur transisi dengan sifat campuran dari logam besi dan non-besi. Sebagai logam yang kuat, tahan korosi, fleksibel, dan konduktif, nikel pertama kali ditemukan pada 1751 oleh Axel Fredrik Cronstedt. Kini, nikel menjadi material penting di berbagai sektor industri, termasuk rumah tangga, transportasi, energi, pertahanan, dan luar angkasa.
Peran nikel diperkirakan akan semakin meningkat di masa depan, terutama dengan kebutuhan transisi energi. Menyadari pentingnya peran ini, berbagai perusahaan di Indonesia seperti PT Vale Indonesia dan PT Harita Nickel terus mengembangkan hilirisasi nikel. Harita sendiri sudah memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), bahan baku baterai kendaraan listrik, serta turunan MHP berupa nikel sulfat.
Nikel di Ruang Dapur
Di berbagai peralatan rumah tangga, baja tahan karat yang mengandung nikel dapat ditemukan, seperti di mesin pencuci piring, panci, sendok, dan garpu. Nikel juga hadir dalam elemen pemanas alat listrik seperti setrika, kompor listrik, oven pemanggang roti, pemanas ruangan, selimut listrik, dan solder. Logam ini fleksibel, tahan panas, dan tidak mudah rusak saat dibersihkan, membuatnya ideal untuk peralatan dapur dan alat masak.
Nikel di Industri Elektronik
Nikel memainkan peran penting dalam perangkat elektronik. Nikel digunakan dalam casing logam ponsel dan berbagai komponen internal perangkat seperti komputer, ponsel, tablet, dan gadget lainnya. Baterai yang mengandung nikel seperti lithium ion, nickel metal hydride (NiMH), atau nickel-cadmium (NiCd) menjadi andalan perangkat modern. Tanpa nikel, perangkat ini akan cepat menjadi rongsokan yang tidak berguna.
Nikel untuk Sektor Energi
Campuran nikel digunakan di sektor energi, mulai dari minyak dan gas hingga energi terbarukan. Di sektor minyak dan gas, nikel digunakan untuk pembuatan pipa, katup, dan tangki yang tahan korosi. Sementara di pembangkit listrik, nikel digunakan karena ketahanannya terhadap panas dan korosi. Nikel juga digunakan dalam baterai kendaraan listrik (EV) dan pengembangan sel bahan bakar hidrogen.
Nikel di Industri Otomotif dan Transportasi Umum
Nikel adalah komponen penting dalam industri otomotif, terutama pada baja tahan karat dan baterai EV. Baja tahan karat berlapis nikel digunakan dalam knalpot dan sasis. Dalam transportasi umum, rel dan mesin kereta dibuat dari paduan baja-nikel yang meningkatkan keselamatan dan keandalan.
Nikel dalam Barang Pribadi
Nikel umum digunakan dalam pembuatan perhiasan dan jam tangan, baik sebagai campuran dengan emas maupun perak. Selain itu, nikel juga digunakan dalam pembuatan uang logam karena sifat anti karatnya.
Nikel di Sektor Konstruksi
Sejak ditemukan, baja tahan karat yang mengandung nikel telah menjadi material pilihan dalam arsitektur modern. Penggunaan nikel di konstruksi mencakup jembatan, pagar pengaman, dan fasad bangunan.
Nikel dan Pertahanan
Nikel adalah komponen penting dalam industri pertahanan karena kekuatannya yang tahan panas dan korosi. Dari dasar samudera hingga ruang angkasa, nikel memastikan komponen wahana tetap berfungsi dalam jangka panjang, mendukung satelit dan eksplorasi luar angkasa.