Jangan Anggap Remeh! Ibu Rumah Tangga Juga Bisa Raih Laba Miliaran dari Saham
Jakarta – Ibu rumah tangga sering dikenal sebagai pengelola utama dalam keluarga. Mereka umumnya bertugas mengurus pekerjaan domestik, merawat anak, hingga mengatur keuangan rumah tangga.
Meski pekerjaan ini tak selalu mendapatkan upah, peran ibu rumah tangga sangatlah vital dalam menjaga keseimbangan dan kesejahteraan keluarga. Saat ini, peran tersebut lebih diakui dan dihargai dalam banyak diskusi sosial dan ekonomi.
Apakah ibu rumah tangga bisa berinvestasi?
Pastinya, ibu rumah tangga sangat bisa berinvestasi. Investasi merupakan langkah cerdas untuk mengelola keuangan keluarga serta mempersiapkan masa depan, seperti dana pendidikan anak, pensiun, atau keperluan mendesak.
Mengapa ibu rumah tangga perlu berinvestasi?
Ibu rumah tangga memainkan peran penting dalam mengelola anggaran belanja dengan bijak. Dengan berinvestasi, seorang ibu rumah tangga dapat menambah penghasilan pasif, meski tidak bekerja di kantor. Investasi juga membantu mempersiapkan kondisi finansial keluarga lebih baik dan menjadikan mereka lebih mandiri secara ekonomi.
Pengeluaran rata-rata ibu rumah tangga di Indonesia dapat diperkirakan dari data pengeluaran rumah tangga secara keseluruhan.
Sesuai laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Indonesia mencapai sekitar Rp12,34 juta per tahun, atau sekitar Rp1,03 juta per bulan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 50,10% dialokasikan untuk konsumsi makanan, sekitar Rp751.789 per bulan. Sisanya, sekitar Rp748.767 per bulan, digunakan untuk kebutuhan non-makanan, termasuk perumahan, transportasi, serta barang dan jasa lainnya.
Penting diingat bahwa pengeluaran ini bersifat rata-rata dan dapat bervariasi tergantung lokasi, jumlah anggota keluarga, dan gaya hidup masing-masing rumah tangga. Misalnya, di DKI Jakarta, pengeluaran rumah tangga rata-rata mencapai Rp14,88 juta per bulan, sedangkan di daerah dengan biaya hidup lebih rendah, seperti Cilacap, pengeluaran rata-rata hanya sekitar Rp5,38 juta per bulan.
Maka dari angka tersebut, mari kita asumsikan seorang ibu rumah tangga bisa menyisihkan uang sebesar Rp3.000.000 per bulan untuk investasi.
Lalu, instrumen investasi apa yang cocok?
Saham dapat menjadi salah satu instrumen investasi yang sesuai, asalkan dipilih saham yang memiliki fundamental kuat, rutin memberikan dividen, dan memiliki pertumbuhan harga saham yang baik.
Tim PANGKEP NEWS Research telah menganalisis 10 saham yang cocok untuk investasi ala ibu rumah tangga.
Berdasarkan data di atas, dengan modal investasi Rp3 juta per bulan selama 5 tahun, nilai tersebut dapat berkembang menjadi miliaran rupiah dalam 5 tahun.
Penafian: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan dari PANGKEP NEWS Research. Analisis ini tidak bertujuan untuk mengajak pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
PANGKEP NEWS RESEARCH