Dentuman Artileri Ukraina, Pertahanan Rusia Dihantam di Kharkiv
Pasukan dari Brigade Mekanik ke-115 Ukraina melepaskan tembakan meriam antipesawat ZU-23-2 ke arah drone Rusia di wilayah Kharkiv pada 2 Juni 2025, di tengah serangan yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina. Serangan ini menyasar pesawat nirawak Rusia dan merupakan bagian dari upaya pertahanan Ukraina.
Dinas keamanan Ukraina (SBU) berhasil melancarkan serangan terhadap empat pangkalan udara militer Rusia dengan menggunakan sejumlah besar drone. Pada serangan yang terjadi Minggu lalu, setidaknya 41 pesawat tempur, termasuk pembom strategis jarak jauh, menjadi sasaran. Total ada 117 drone yang digunakan dalam serangan ini, menjadikannya sebagai salah satu operasi terbesar yang pernah dilakukan Ukraina sejak konflik dimulai pada 2022.
Menurut SBU, kerugian yang diderita Rusia akibat serangan ini diperkirakan mencapai US$7 miliar atau sekitar Rp 114 triliun. Sekitar 34% dari armada pembom strategis Rusia di salah satu pangkalan utama terkena dampaknya. Presiden Volodymyr Zelensky mengonfirmasi peran Ukraina dalam operasi ini, menyebutkan bahwa operasi ini sudah direncanakan selama lebih dari 18 bulan. Ini adalah hasil kerja yang cermat dan sepenuhnya dilaksanakan oleh Ukraina, disiapkan dengan baik oleh SBU. Seluruh anggota tim operasi berhasil meninggalkan wilayah Rusia sebelum serangan dimulai.