Pesawat JetBlue Keluar Jalur Setelah Mendarat, Ini Kondisi Penumpang
Jakarta, PANGKEP NEWS – Insiden tak terduga terjadi di Bandara Internasional Boston Logan pada Kamis (12/6/2026) waktu setempat, ketika sebuah pesawat komersial JetBlue meninggalkan jalur taxiway dan masuk ke area berumput setelah mendarat.
Walaupun tidak ada korban luka, insiden ini mengakibatkan penghentian sementara beberapa aktivitas bandara dan memicu penyelidikan resmi oleh otoritas penerbangan.
JetBlue penerbangan 312, menggunakan pesawat Airbus A220, terbang dari Bandara Internasional Chicago O’Hare. Menurut catatan Administrasi Penerbangan Federal (FAA), pesawat ini adalah model baru yang diproduksi pada tahun 2024.
Insiden terjadi sekitar pukul 11.55 siang waktu setempat. Setelah mendarat, pesawat berbelok keluar jalur dan memasuki area berumput di sisi taxiway. Menanggapi kejadian ini, pihak otoritas pengelola bandara Massport menutup landasan pacu yang digunakan dan segera melakukan evakuasi semua penumpang.
“Penumpang dievakuasi dari pesawat menggunakan tangga dan diangkut dengan bus menuju terminal,” ungkap seorang pejabat Massport.
JetBlue menegaskan dalam pernyataannya bahwa keselamatan adalah prioritas utama mereka. “Kami akan melakukan investigasi mendalam terhadap kejadian ini dan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memahami penyebabnya,” ujar juru bicara JetBlue.
Sementara itu, serikat pekerja Transport Workers Union of America Local 579, yang mewakili awak kabin JetBlue, mengatakan telah mengetahui insiden ini. “Kami sudah mengetahui peristiwa ini. Semua awak dan penumpang dalam keadaan aman,” kata Presiden TWU Local 579, Tyesha Best.
Karena insiden ini, FAA sempat memberlakukan penghentian penerbangan sementara di bandara Boston pada Kamis pagi untuk menangani keadaan darurat. Meskipun larangan ini telah dicabut, Bandara Logan masih mengalami penundaan penerbangan pada Kamis sore, memengaruhi sekitar 14% penerbangan yang dijadwalkan berangkat, menurut data pelacakan penerbangan dari FlightAware.
Penyelidikan resmi telah dimulai oleh FAA untuk mencari tahu alasan pesawat baru ini keluar jalur. Belum ada penjelasan lebih lanjut apakah kondisi cuaca, kesalahan teknis, atau faktor manusia berperan dalam insiden ini.