Krisis Baru di China, Banyak Ilmuwan Meninggal Muda Karena Ini
Jakarta – China dikenal sebagai salah satu negara dengan kemajuan pesat dalam teknologi dan sains. Namun, di balik keberhasilan ini, muncul kenyataan yang mengkhawatirkan.
Sebuah fenomena memprihatinkan terjadi di bawah pemerintahan Xi Jinping. Beberapa waktu lalu, dilaporkan bahwa sejumlah ilmuwan dari China meninggal dunia, diduga akibat beban kerja yang sangat berat.
Salah satu kasusnya adalah Li Haibo yang baru saja meninggal pada usia 41 tahun. Menurut Jiupai News, sebuah kanal berita dari Wuhan, Li meninggal karena penyakit mendadak.
Menurut akademisi di kampusnya, Li meninggal karena penyakit yang tiba-tiba. Tidak ada obituari atau upacara peringatan untuk Li yang memulai karirnya sebagai dosen pada tahun 2013, seperti yang dilaporkan oleh PANGKEP NEWS.
Li adalah seorang profesor di Universitas Ningxia, dengan spesialisasi dalam material nano, elektrokimia, dan material optoelektronik. Bidang penelitiannya meliputi baterai lithium, ion sodium, dan desalinasi air laut. Lebih dari 100 makalah di jurnal internasional dan 16 paten di China serta satu di Amerika Serikat telah diterbitkan olehnya.
Dalam sebuah wawancara, Li pernah menyatakan jadwal kerjanya yang ketat, hanya tidur empat hingga lima jam sehari sambil mengelola ratusan artikel yang perlu direview. Li juga diakui sebagai salah satu dari 2% ilmuwan teratas dari daftar yang dirilis oleh Universitas Stanford pada tahun 2023.
Kesehatan Ilmuwan China Jadi Sorotan
Kesehatan para ilmuwan di China benar-benar menjadi sorotan saat ini. Bulan lalu, keluarga seorang ilmuwan berusia 47 tahun mengeluarkan pernyataan bahwa peneliti tersebut meninggal akibat beban kerja yang berlebihan.
Li Zhiming, seorang profesor di fakultas arsitektur lanskap Universitas Kehutanan Nanjing, meninggal bulan lalu karena sakit. Selain itu, Yang Bingyou (54), wakil presiden Universitas Heilongjiang, juga meninggal pada akhir Maret, dengan penyebab kematian yang sama.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Ilmuwan adalah manusia yang membutuhkan istirahat yang cukup dan tidak dapat dipaksa bekerja terus-menerus tanpa henti.
Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran penting bagi kita semua tentang pentingnya keseimbangan antara waktu kerja dan istirahat!