Potret China Memanas! Suhu Capai 44 Derajat, Warga Mengambil Langkah Perlindungan
Gelombang panas yang ekstrem menyelimuti kota metropolitan Chongqing di barat daya Tiongkok, dengan suhu siang hari yang mencapai 40 derajat Celsius selama seminggu terakhir. Otoritas setempat telah mengeluarkan peringatan panas tingkat tertinggi dengan peringatan merah pada Kamis (31/7/2025), dan memperkirakan suhu bisa mencapai puncaknya hingga 44 derajat Celsius pada hari Minggu mendatang.
Chongqing, terkenal dengan kuliner hotpot-nya yang pedas dan lanskap kota bergaya cyberpunk, kini menjadi salah satu daerah terpanas di Tiongkok. Dari 38 distrik di kota berpenduduk hampir 32 juta jiwa ini, 21 distrik diprediksi akan mencatat suhu di atas 43 derajat Celsius.
Liu Fengying, 60 tahun, mengatakan, “Semakin panas,” sambil duduk bersama sekitar 100 pensiunan lainnya di pintu masuk kereta bawah tanah yang dingin dan ber-AC. Mereka menghabiskan waktu dengan bermain kartu dan berbagi camilan untuk menghindari teriknya matahari siang. “Bahkan dengan AC 17 derajat semalam, rasanya tetap panas dan tidak mau dingin.” Lonjakan suhu ini juga membebani jaringan listrik nasional Tiongkok. Permintaan listrik telah melonjak melewati 1,5 miliar kilowatt, memecahkan rekor nasional hingga empat kali sepanjang Juli.
Meski suhu ekstrem memaksa sebagian warga mencari tempat berlindung, tidak sedikit juga yang tetap menjalani hari dengan semangat khas Chongqing. Xie, 79 tahun, memilih mendinginkan diri dengan berenang di anak sungai Yangtze saat matahari mulai terbenam.
“Chongqing memang panas, tapi kami punya sungai untuk mendinginkan badan,” ujarnya sambil melompat dari tepi sungai setinggi dua meter hanya dengan pakaian dalamnya.
Sementara itu, Qiu Xianhui, 36 tahun, bersama teman-temannya menyantap hotpot pedas khas Chongqing di restoran bawah tanah yang dulunya merupakan tempat perlindungan bom. “Kami penduduk lokal, jadi sudah terbiasa dengan suhu di atas 40 derajat,” katanya santai.
Sejak awal Mei, jumlah hari dengan suhu di atas 35 derajat Celsius di Chongqing tercatat dua kali lipat dari rata-rata historis. Sebelumnya, suhu harian kota ini jarang melebihi 39 derajat Celsius pada bulan Juli — yang sudah tergolong panas menurut standar global.
Namun bagi warga Chongqing, panas bukanlah hal baru. Yang berubah adalah cara mereka bertahan, dari berenang di sungai hingga makan hotpot di bekas bunker.