Serangan Israel Ubah Lokasi Ini Menjadi Kuburan Kendaraan
Pada Selasa (15/7/2025), sekelompok pemukim Israel dilaporkan menyerang sebuah tempat penyimpanan kendaraan di kota Burqa, Tepi Barat. Insiden ini menambah panjang daftar kekerasan yang berlangsung di wilayah pendudukan.
Pemilik gudang, Mohammad Assaliyeh, yang menjalankan bisnis suku cadang mobil, menyatakan bahwa kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali. Ia mengungkapkan bahwa usaha dan daerah sekitarnya sudah beberapa kali menjadi target serangan pemukim.
Pihak militer Israel, ketika dimintai konfirmasi oleh PANGKEP NEWS pada Rabu (16/7/2025), menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki insiden tersebut namun belum memberikan rincian lebih lanjut. Sampai saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban atau kerusakan yang ditimbulkan.
Kekerasan di Tepi Barat semakin meningkat sejak terjadinya konflik antara Israel dan Hamas di Gaza pada akhir 2023. Menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, serangan oleh pemukim terhadap warga Palestina melonjak tajam dalam dua tahun terakhir.
Kantor Hak Asasi Manusia PBB juga menyatakan keprihatinan mereka. Pada Selasa, mereka melaporkan peningkatan tajam dalam pembunuhan dan penyerangan terhadap warga Palestina oleh pemukim dan pasukan keamanan Israel dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, sekitar 700.000 pemukim Israel tinggal di antara 2,7 juta warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, wilayah yang direbut Israel dari Yordania pada perang tahun 1967 dan masih menjadi titik sengketa internasional.