Prabowo Distribusikan Bansos Sebesar Rp 20,26 Triliun di Semester I-2025
Jakarta – Pemerintah mengumumkan telah mendistribusikan bantuan sosial yang totalnya mencapai Rp 20,26 triliun pada paruh pertama tahun ini.
Menurut informasi dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan di akun Instagram resminya, per 9 Juli 2025, dana tunai sebesar Rp 200 ribu sudah diberikan kepada 18,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Angka ini sudah mencapai 97,2% dari target yang ditetapkan.
Sebelumnya, bantuan ini diberikan dalam bentuk beras. Namun, pemerintah kini mengalihkan penyalurannya menjadi uang tunai sebesar Rp 200 ribu setiap bulan untuk setiap KPM.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu KPM memenuhi kebutuhan nutrisi seperti beras, daging, buah, dan sayuran,” demikian dipaparkan dalam akun Instagram @ditjenperbendaharaan pada Selasa (15/7/2025).
Proses penyaluran bansos ini dilakukan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara menuju Ditjen Pemberdayaan Sosial di Kementerian Sosial, dan disalurkan kepada KPM berdasarkan data sosial ekonomi terbaru yang dimiliki pemerintah, yakni Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Keuntungan dari bansos ini antara lain adalah untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi rumah tangga serta meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Indonesia.
“Diharapkan dapat memberikan kebebasan belanja bagi keluarga sesuai kebutuhan masing-masing, bukan lagi dalam bentuk paket yang sudah ditentukan, dan memberikan gizi seimbang bagi keluarga di Indonesia,” tulisnya.