Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia
Perusahaan teknologi di Amerika Serikat, Astronomer, mengumumkan bahwa CEO-nya, Andy Byron, telah “ditangguhkan sementara” setelah skandal yang mengungkap kehidupan pribadinya terkuak.
Berbasis di New York, perusahaan ini menyatakan bahwa posisi Byron akan diisi oleh karyawan lain untuk sementara waktu. Astronomer juga berjanji akan memberikan perkembangan terbaru mengenai status CEO mereka “dalam beberapa hari ke depan”.
Pengumuman tersebut disampaikan beberapa jam setelah Astronomer memulai “penyelidikan resmi” terkait skandal yang melibatkan Andy Byron.
Andy Byron diangkat sebagai CEO Astronomer pada tahun 2023. Perusahaan ini adalah penyedia teknologi infrastruktur data yang telah mencapai status unicorn pada tahun 2022 dengan nilai valuasi lebih dari US$1 miliar.
Nama Andy Byron menjadi pusat perhatian setelah sebuah video viral memperlihatkan dirinya berpelukan mesra dengan rekan kerjanya, Kristin Cabot, saat konser Coldplay. Peristiwa yang berlangsung di Stadion Gillette, Boston, AS ini memicu rumor perselingkuhan, terutama karena baik Byron maupun Cabot telah menikah.
Pada awalnya, keduanya terlihat asik berpelukan sambil menikmati musik Coldplay ketika ‘kiss cam’ menyorot mereka. ‘Kiss cam’ biasanya menangkap momen-momen seru di antara penonton dan menampilkannya di layar besar di arena. Kamera ini dinamakan ‘kiss cam’ karena pasangan yang terkena sorotan biasanya akan berciuman.
Ketika menyadari dirinya terkena ‘kiss cam’ di Gillette Stadium, Kristin Cabot cepat-cepat menutupi wajahnya sementara Byron berusaha menghindari kamera. Vokalis Coldplay, Chris Martin, terdengar berkomentar, “Entah mereka sedang selingkuh atau memang sangat pemalu,” yang disambut gelak tawa dan sorakan dari penonton.