Apakah Investasi Tas Birkin Lebih Menguntungkan daripada Saham? Baca Analisisnya!
Jakarta – Tas biasanya dikenal sebagai produk konsumsi yang nilainya menurun setelah digunakan. Namun, tas mewah dari desainer ternama justru memiliki potensi sebagai investasi yang menguntungkan karena nilai lindungnya yang tinggi.
Sebuah laporan dari platform jual-beli barang bekas PANGKEP NEWS menyatakan bahwa nilai tas desainer dari merek-merek terkenal seperti Hermes, Chanel, Goyard, dan Louis Vuitton telah meningkat secara keseluruhan untuk pertama kalinya.
“Tren ini menunjukkan adanya peluang investasi menarik dalam merek-merek papan atas serta merek yang lebih terjangkau,” demikian laporan dari PANGKEP NEWS.
Tas mewah juga terbukti memiliki kemampuan melindungi nilai terhadap inflasi, menurut laporan terpisah pada 2022 oleh Credit Suisse.
Meskipun beberapa tas desainer, terutama yang bergaya klasik, nilainya cenderung meningkat, tas bukanlah investasi tradisional seperti saham atau properti. Hanya beberapa tas mewah yang nilainya naik dari waktu ke waktu.
Sejarah menunjukkan bahwa hanya Hermes Birkin dan beberapa tas desainer papan atas lainnya yang memiliki tingkat retensi nilai mendekati 90% atau lebih.
Terutama, tas Birkin mengalami peningkatan nilai dari tahun ke tahun, dengan rata-rata kenaikan nilai 14,2% dari tahun 1980 hingga 2015, menurut penelitian lain oleh Baghunter.
Saat ini, tas-tas tersebut dijual mulai dari harga US$9.000, dan dapat dijual kembali dengan harga hingga US$30.000 atau lebih, tergantung pada ukuran, warna, dan kondisinya.
Di sisi lain, karena harga saham yang berfluktuasi, indeks S&P 500 memiliki rata-rata imbal hasil tahunan sekitar 10%.
Menurut Carolyn McClanahan, perencana keuangan bersertifikat dan pendiri Life Planning Partners di Jacksonville, Florida, tas mewah lebih tepat disebut sebagai ‘pembelian cerdas’ daripada ‘investasi’.
“Saya merasa terganggu ketika pembelian tas mewah digambarkan sebagai investasi, hal ini membuat saya tidak nyaman,” ungkap McClanahan.
“Saya mendukung sepenuhnya orang-orang membeli barang berkualitas, tetapi saya tidak akan menyebutnya sebagai investasi,” tambahnya.
“Jika Anda memiliki tas tangan yang Anda yakin akan dijaga selamanya, mungkin itu bisa dianggap sebagai pembelian yang cerdas,” katanya.