Jakarta –
Direktur Utama PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), Herwanto Sutanto menyoroti situasi dunia saat ini yang diwarnai dengan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) sebagai tantangan bagi industri untuk mendorong perkembangan di tahun 2025.
Perang dagang yang diprakarsai oleh Amerika Serikat hingga ketegangan di Timur Tengah yang meluas menjadi konflik antara Iran dan Israel telah menimbulkan kekhawatiran akan gangguan rantai pasokan serta perlambatan ekonomi global.
Dalam menghadapi situasi ini, industri kemasan kertas dan produk daur ulang seperti ALDO dituntut untuk terus meningkatkan efisiensi, berinovasi, dan mencari potensi pasar baru. Saat ini, kemasan ramah lingkungan menjadi peluang pasar yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru.
Sejumlah tantangan di industri kemasan kertas Indonesia terkait pasokan bahan baku masih bergantung pada impor, yang kerap menghadapi gangguan jika terjadi ketegangan geopolitik atau fluktuasi nilai tukar.
Seperti apa strategi bisnis ALDO untuk menghadapi gejolak dan ketidakpastian global? Simak selengkapnya dalam dialog Andi Shalini dengan Direktur Utama PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), Herwanto Sutanto, di Squawk Box, PANGKEP NEWS (Rabu, 25/06/2025).