Jakarta –
Jakarta – CEO Cloudtech sekaligus Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional MASTEL, Sigit Puspito Wigati Jarot mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara di Asia dan kawasan ASEAN yang dianggap lambat dalam mengimplementasikan teknologi 5G.
Faktor kurangnya dukungan kebijakan dan ekspansi industri menjadi alasan utama lambatnya penerapan 5G di Indonesia, berbeda jauh dengan kondisi di Malaysia, India, dan Jepang. Pemerintah diharapkan lebih berpihak untuk mempercepat layanan 5G, selain itu, tingginya biaya investasi juga menjadi tantangan bagi Indonesia.
Sementara itu, adopsi teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia juga dinilai MASTEL masih lamban untuk mempercepat transformasi digital di negara ini.
Bagaimana perkembangan adopsi teknologi telekomunikasi di Indonesia? Apa saja perbaikan yang diperlukan? Simak dialog Andi Shalini bersama CEO Cloudtech dan Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional MASTEL, Sigit Puspito Wigati Jarot dalam program Profit di PANGKEP NEWS (Selasa, 20/05/2025).