Jakarta –
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi batu bara melalui jalur laut dan sungai, PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS), melaporkan penurunan pendapatan bersih menjadi Rp235,36 miliar pada kuartal pertama tahun 2025.
Komisaris Hasnur Internasional Shipping, Iwanho, mengungkapkan bahwa tekanan dalam industri logistik dan pelayaran tidak terlepas dari pengaruh gejolak ekonomi global yang turut mengurangi permintaan di sektor batu bara.
Walaupun demikian, Iwanho menegaskan bahwa kinerja industri pelayaran dan logistik sebagai sektor pendukung tetap cukup baik. Selain itu, HAIS dan industri terkait mengimplementasikan berbagai strategi untuk menghadapi kondisi ini, termasuk efisiensi dan diversifikasi armada serta kargo.
Bagaimana strategi HAIS dalam menghadapi gejolak ekonomi dan tantangan geopolitik, termasuk perang dagang yang mempengaruhi bisnis jasa logistik dan pelayaran? Simak dialog lengkapnya antara Andi Shalini dengan Komisaris PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS), Iwanho, dalam program Squawk Box di PANGKEP NEWS (Rabu, 09/07/2025).