Waktu Tepat untuk Mengonsumsi Kolagen Menurut Pakar
Jakarta – Dalam beberapa tahun terakhir, suplemen kolagen telah menjadi bagian yang semakin penting dalam perawatan kulit dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Banyak orang mengonsumsinya demi mendapatkan kulit yang lebih elastis, rambut yang lebih kuat, dan persendian yang lebih sehat.
Meski manfaat kolagen telah dibuktikan oleh sejumlah penelitian, pertanyaan kapan waktu terbaik untuk mengonsumsinya agar hasilnya optimal sering kali muncul. Para pakar memberikan panduan untuk memaksimalkan penyerapannya dan mendapatkan hasil yang lebih baik.
Cara Kerja Suplemen Kolagen
Dr. Deepthi Atmakuri, seorang dokter spesialis kulit dan pendiri Clinica Derm, dalam wawancaranya dengan Vogue, menjelaskan bahwa studi klinis menunjukkan peningkatan signifikan pada kesehatan kulit setelah mengonsumsi suplemen kolagen. Beberapa hasil bahkan tampak dalam waktu kurang dari delapan minggu.
Setelah dikonsumsi, suplemen kolagen dipecah menjadi asam amino dalam sistem pencernaan. Asam amino ini diserap ke dalam aliran darah dan membantu merangsang produksi kolagen baru dalam tubuh. Dr. Atmakuri menambahkan bahwa manfaat seperti kulit yang lebih kenyal dan bercahaya bisa mulai terlihat dalam waktu sekitar 15 hari, meskipun perubahan signifikan biasanya terlihat dalam 2-3 bulan.
Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Kolagen?
Menurut Dr. Archana Batra, ahli gizi dan edukator diabetes bersertifikat, kunci dalam mengonsumsi suplemen kolagen adalah konsistensi. Tidak perlu terlalu ketat soal jadwal, tetapi penting untuk meminumnya secara teratur setiap hari agar hasilnya optimal.
Beberapa waktu yang disarankan antara lain:
- Saat perut kosong di pagi hari
Kolagen lebih mudah diserap dalam kondisi lambung yang asam. Oleh karena itu, minumlah kolagen sebelum sarapan atau setelah berpuasa (bagi yang menjalankan intermittent fasting). - Sebelum tidur
Malam hari adalah waktu tubuh memperbaiki dan meregenerasi sel. Mengonsumsi kolagen sebelum tidur dapat membantu proses ini dan memberikan hasil lebih maksimal. - Setelah olahraga
Kolagen juga mendukung pemulihan otot dan kesehatan sendi. Mengonsumsinya setelah olahraga dapat mengurangi nyeri otot dan mempercepat pemulihan.
Bagi yang memiliki lambung sensitif, disarankan mengonsumsi kolagen bersama makanan. Hal ini tidak akan mengurangi manfaatnya, karena enzim pencernaan bekerja paling aktif saat mencerna makanan, sehingga penyerapan kolagen tetap optimal.
Kombinasikan juga dengan vitamin C, misalnya dari buah jeruk, karena vitamin ini penting dalam proses sintesis kolagen. Sebaliknya, hindari mengonsumsi suplemen zat besi bersamaan, karena bisa mengganggu penyerapan kolagen.
Cara Memilih Suplemen Kolagen yang Tepat
Selalu periksa label produk dan cari suplemen yang mengandung hydrolyzed collagen atau collagen peptides. Jenis ini lebih mudah diserap tubuh dan bisa dicampurkan ke dalam minuman panas maupun dingin.
Dr. Atmakuri menyarankan agar pemilihan jenis kolagen disesuaikan dengan preferensi pribadi. Jenis yang umum di pasaran adalah kolagen dari laut (marine collagen) dan kolagen dari sapi (bovine collagen). Ia mencatat bahwa kolagen nabati masih memiliki dukungan studi yang terbatas.
Kolagen dari laut cenderung memiliki aroma yang kurang sedap, tetapi biasanya produsen telah menambahkan perisa seperti lemon atau berry agar lebih nyaman dikonsumsi.