10 Saham yang Menjadi Target Investor Asing Saat IHSG Melemah
Jakarta, PANGKEP NEWS – Pada awal perdagangan bulan Juni, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona negatif. IHSG mengalami penurunan 1,54% atau 110,75 poin, berakhir di posisi 7.065,07 pada sesi Senin (2/6/2025).
Aktivitas transaksi kemarin cukup tinggi, mencapai Rp 22,24 triliun dengan 26,40 miliar saham diperdagangkan dalam 1,5 juta transaksi. Ada 453 saham yang mengalami penurunan, sementara 195 saham naik dan 161 saham tetap stagnan.
Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp2,81 triliun di seluruh pasar, dengan rincian Rp2,73 triliun di pasar reguler dan Rp76,54 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Meski begitu, beberapa saham tetap menjadi incaran investor asing.
Mengacu pada data Stockbit, berikut adalah net foreign buy pada perdagangan Senin:
1. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) – Rp171,67 miliar
2. PT J Resources Asia Tbk. (PSAB) – Rp74,93 miliar
3. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp29,77 miliar
4. PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) – Rp25,47 miliar
5. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) – Rp15,72 miliar
6. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) – Rp13,75 miliar
7. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) – Rp13,21 miliar
8. PT Indosat Tbk. (ISAT) – Rp10,69 miliar
9. PT XLSMART Telecom Tbk. (EXCL) – Rp9,81 miliar
10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) – Rp8,72 miliar
(fsd/fsd)