Elon Musk Dituduh Membahayakan Anak-anak, Balas Bill Gates
Jakarta, PANGKEP NEWS – Dua raksasa teknologi, Elon Musk dan Bill Gates, terlibat dalam pertikaian di depan umum. Masalah ini muncul setelah Gates menuduh Musk menyebabkan bahaya pada anak-anak miskin dengan menghentikan dukungan dana untuk Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).
Musk diketahui terlibat dalam upaya penghematan pemerintah AS di bawah kepemimpinan presiden Donald Trump, melalui inisiatif DOGE. Salah satu kegiatan lembaga tersebut adalah memangkas anggaran untuk rumah sakit di Mozambik yang bertujuan untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke bayi.
“Saya ingin dia bertemu langsung dengan anak-anak yang terinfeksi HIV akibat pemotongan dana tersebut,” ujar Gates yang dilansir dari NYPost, Senin (26/5/2025).
Tidak terima dengan pernyataan itu, Musk membalas Gates. Ia menuntut pendiri Microsoft tersebut untuk menunjukkan bukti jika tuduhannya benar.
“Buktikanlah kepada kami jika pernyataan itu benar,” tegas Musk.
Pada kesempatan lain, Musk melontarkan komentar yang lebih tajam mengenai Gates. Ia menyebut nama pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, Jeffrey Epstein, yang diduga memiliki hubungan dekat dengan Gates.
“Siapakah Bill Gates yang bisa berbicara tentang kesejahteraan anak-anak, sementara dia sering bertemu dengan Jeffrey Epstein,” jelas Musk dalam sebuah wawancara.
Karena hubungannya dengan Epstein, Musk menyatakan tidak akan mempercayakan anak-anaknya diasuh oleh Gates. “Saya tidak akan pernah mempercayai orang itu untuk mengasuh anak-anak saya, itu yang bisa saya katakan,” ungkapnya.
Gates diketahui beberapa kali bertemu dengan Epstein sebelum kematiannya. Seperti dilaporkan New York Times, ada tiga pertemuan di rumahnya sendiri, salah satunya setelah Epstein mengaku bersalah atas permintaan anak di bawah umur untuk prostitusi, menjalani hukuman penjara, dan menjadi pelaku seks pada tahun 2011.
Pertemuan tersebut memberikan dampak besar bagi Gates. Ia menyesali pertemuan-pertemuan tersebut, bahkan hal ini berperan dalam merusak pernikahannya dengan Melinda yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Namun, Musk juga memiliki sejarah sendiri dengan Epstein. Mereka diketahui pernah bertemu selama 30 menit di kediaman Epstein di Manhattan beberapa waktu lalu.
Pada saat itu, diadakan makan malam oleh salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffmann. Vanity Fair melaporkan acara tersebut juga dihadiri oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg.
Pendiri Tesla ini juga pernah difoto bersama Ghislaine Maxwell, rekan Epstein yang dihukum karena perdagangan seks pada tahun 2021, dalam sebuah acara setelah Oscar. Musk mengklaim bahwa dirinya dikecam oleh Ghislaine.
Pada 2023, Musk sempat dipanggil ke Virgin AS terkait gugatan terhadap JPMorgan Chase. Hal ini disebabkan oleh hubungan dengan Epstein, yang kemudian dibantah oleh Musk.